Keamanan & Hardening
Mengamankan VPS VexaHost: konfigurasi firewall UFW dan kebijakan port, hardening SSH key-only, serta Fail2ban untuk meredam serangan brute force.
Firewall UFW & Port Security Policy
Secara default pada instalasi Ubuntu dan Debian, Uncomplicated Firewall (UFW) dalam kondisi tidak aktif. Sangat direkomendasikan untuk mengaktifkannya dengan aturan akses minimal (Principle of Least Privilege):
# Set default policy: tolak seluruh akses masuk, izinkan keluar
$ sudo ufw default deny incoming
$ sudo ufw default allow outgoing
# Izinkan SSH dan protokol Web sebelum mengaktifkan firewall
$ sudo ufw allow 22/tcp comment 'SSH Access'
$ sudo ufw allow 80/tcp comment 'HTTP Traffic'
$ sudo ufw allow 443/tcp comment 'HTTPS Traffic'
# Aktifkan firewall
$ sudo ufw enable
Hardening SSH (Key-Only Authentication)
Untuk mematikan 100% risiko peretasan via serangan brute-force dictionary pada akun root, Anda wajib menonaktifkan autentikasi password dan menggantinya dengan pasangan Public/Private Key berbasis Ed25519.
Ubah konfigurasi pada file /etc/ssh/sshd_config:
PasswordAuthentication no PermitEmptyPasswords no PubkeyAuthentication yes ChallengeResponseAuthentication no
Setelah menyimpan perubahan, jalankan sudo systemctl restart sshd. Pastikan Anda telah menguji koneksi key pada terminal baru sebelum menutup sesi yang sedang aktif!
Fail2ban & Proteksi Brute Force
Fail2ban memantau log sistem secara berkelanjutan. Ketika alamat IP tertentu mengalami 3-5 kegagalan autentikasi berturut-turut, Fail2ban langsung menyuntikkan aturan DROP pada tabel iptables/nftables selama durasi ban yang ditentukan (misal: 24 jam).
$ sudo apt update && sudo apt install fail2ban -y
$ sudo systemctl enable --now fail2ban
$ sudo fail2ban-client status sshd